Tampilkan postingan dengan label Burung decu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Burung decu. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Desember 2018

Mengenal lebih dekat tentang burung decu atau kacer mini

Mengenal tentang Burung Decu
Burung Decu atau Kacer Mini - merupakan salah satu jenis burung kicauan yang termasuk tipe burung yang sangat pandai, dengan kepandaiannya burung tersebut bisa dengan mudah menirukan suara-suara jenis burung lainnya. Selain itu burung kicau ini juga merupakan salah satu jenis burung petarung (fighter) seperti halnya murai batu, kacer dan tledekan.
Habitatnya burung Decu sama dengan burung kacer, dengan tubuh sebesar burung kenari, burung Decu ini cukup banyak juga digemari oleh para kicau mania sebab suaranya yang cukup merdu.
Decu jantan memiliki warna tubuh dominan dengan warna hitam dan ada warna putih di pantat dan bagian sayap. Sedangkan Decu betina hampir sama dengan jantan tetapi memiliki bulu yang lebih pudar warnanya. Untuk lebih jelasnya simak dibawah ini.
Mengenal lebih dekat tentang burung decu atau kacer mini

Berikut ini adalah perbedaan burung Decu jantan dan betina :

Ciri-ciri burung Decu Jantan

  • Burung decu jantan mempunyai warna bulu hitam legam
  • Dan dibagian bawah ekor burung decu mempunyai warna putih semburat 
  • Suara burung decu jantan lebih nyaring dan bervariasi
  • Badan lebih besar dan tangkas
  • Burung decu jantan Lebih gagah dengan kepala agak besar dan tegak

Ciri-ciri burung Decu betina

  • Burung decu betina mempunyai warna bulu kecoklatan
  • Bagian bawah putih
  • Suara monoton
  • Dan burung decu betina mempunyai badan lebih kecil dan ramping ( seksi )Lebih kecil dari jantan

Mengenal lebih dekat burung decu

Mengenal lebih dekat tentang burung decu atau kacer mini

Burung decu mempunyai suara yang merdu dan merupakan daya tarik tersendiri para kicau mania untuk mengoleksinya sebagai hiburan dirumah. Dibeberapa daerah burung Decu ini juga sudah ada perlombaannya (kontes). Di alam bebas, Decu termasuk tipe jenis burung pemakan serangga, sehingga bagi para kicau mania apabila menginginkan kondisi Decunya selalu fit, maka kita harus rajin memberikan extrafooding (EF), seperti layaknya perawatan burung Kacer. Hal penting yang juga berpengaruh terhadap perkembangan burung Decu adalah penjemuran yang cukup setiap harinya.

Dari sisi suara, burung Decu ini mampu membawakan berbagai jenis lagu tergantung isian yang diberikan kepadanya, tetapi dengan ciri khas utamanya adalah lengkingan-lengkingan kristal. Saat ketemu lawan sejenis (tive fighter), dia akan berkicau sambil bergoyang buka sayap dan ekor seperti halnya burung kacer. Burung ini termasuk pemakan serangga dan mudah dipelihara bahkan ditangkarkan. Namun, karena memang sudah sedikit populasinya, burung ini tidak sepopuler burung tledekan atau sulingan.


Burung Decu kerap disebut burung "Kacer mini", selain warna yang hampir serupa, dari suaranya juga tidak kalah sama dengan burung kacer. Para kicau mania juga meyakini bahwa burung Decu sejenis dengan burung kacer, cuma yang membedakannya adalah bentuk postur tubuh. Dari sisi harganya, burung Decu lebih terjangkau ketimbang burung kacer.

Perawatan dan karakteristik burung decu lengkap

Salah satu jenis burung kicauan yang sering dipelihara oleh para pecinta burung kicau yaitu burung decu. Burung Decu termasuk salah satu jenis dari burung kicau yang ada di Indonesia yang memiliki suara yang cukup merdu.

Dalam bentuk tubuh yang unik dan juga merupakan kedalam jenis burung kicau yang cerdas. Jadi, burung decu ini bisa untuk menirukan suara dari burung kicauan yang lainnya.
Burung decu maupun Pied Buschat ini memiliki nama latin Saxicola Caprata. Burung decu ini juga memiliki ciri khas yang sangat mirip dengan burung kacer.

Buat anda para pecinta burung kicauan sangat cocok sekali untuk memelihara burung kicauan yang satu ini. Sebab burung decu ini dikenal sebagai hewan yang aktif dan juga suka berkicau.

Untuk panjangnya kurang lebih hanya 13 cm.Ditambah lagi dengan warna bulunya yang cukup indah memadukan warna putih di bagian sayap serta perut untuk jantan.

Sedangkan untuk burung decu yang betina mempunyai ciri khas warna bulu coklat dengan pola bintik-bintik pada beberapa bagian tubuh burung decu.
Perawatan dan karakteristik burung decu lengkap

Daerah Persebaran


  • Burung decu yang terkadang banyak yang menyebutnya dengan decu belang atau Saxicola caprata. Burung ini punya kicauan merdu, lagu yang bervariasi.
  • Selain itu juga mempunyai volume suara yang terdengar dengan kencang, melengking dan sangat nyaring untuk burung yang seukuran.
  • Bentuk tubuhnya yang kecil, dengan bentuk yang mirip dengan kacer, menjadikan banyak kicaumania menjulukinya sebagai burung kacer mini.
  • Ciri khasnya yaitu kerap memainkan ekornya naik-turun, sama seperti halnya dengan burung murai batu. Walaupun banyak dijumpai di negara Indonesia, decu bukan merupakan burung endemik yang ada di negeri ini.


  • Karena wilayah persebaran burung decu ini cukup luas, dari mulai wilayah Asia Barat, Asia Tengah, Asia Selatan, sampai dengan wilayah Asia Tenggara Indonesia. Apabila dipetakan, habitatnya telah tersebar dari Transcaspia, Afghanistan, India, Myanmar, Persia, Filipina, dan Indonesia. Khususnya tersebar di wilayah pulau jawa.

Perawatan Burung Decu

Selain memberikan voer yang berkualitas, decu belang juga harus memperoleh pakan tambahan atau extra fooding (EF) dengan cara yang baik. Pakan tambahan yang bisa menjadikannya rajin bunyi antara lain adalah ulat kandang serta kroto.


  • Pengembunan

Pengembunan ini dilakukan supaya burung dapat menghirup udara pagi yang segar. Cuaca pagi hari atau pada waktu terbit fajar, juga masih terdengar suara alam, burung decu akan lebih merasa seperti di alamnya.

Cuaca yang dingin akan memancing burung untuk berkicau dan untuk menyesuaikan suhu tubuhnya supaya lebih hangat.

Pengembunan ini juga berguna agar burung decu bisa cepat ngeplong suara kicauannya. Syarat pengembunan yaitu dimana burung telah beradaptasi dengan lingkungan sekitar serta dalam keadaan sehat.

  • Pemandian

Perawatan burung decu berupa memandikan burung decu juga harus dilakukan dengan rutin untuk menjaga kesehatannya dan juga keindahan bulunya.

Supaya semakin mengkilap serta bisa terhindar dari kutu burung yang dapat merontokan bulu-bulunya. Memandikannya dapat dilakukan dengan cara disemprot secara halus dengan sprey gun, atau mandi pada keramba.

Semua tergantung dari kebiasaan atau sesuaikan dengan longgar atau sempitnya waktu anda sebagai pemeliharanya. Pemandian dilakukan 2 kali sehari antara lain pada waktu pagi serta sore hari dan diasarankan menggunakan shampo khusus untuk burung.

  • Penjemuran

Penjemuran dilakukan sesudah burung dimandikan. Perawatan burung decu berupa penjemuran sesudah mandi pagi lakukan sekitar 2 jam saja. Lalu burung teduhkan, baik itu pada teras rumah ataupun dibawah pepohonan yang rimbun.

Sesudah mandi sore apabila tidak ada matahari, anda angin-anginkan saja burung decu tersebut hingga bulu-bulunya menjadi kering.

  • Pemberian Pakan

Apabila burung decu belum biasa makan berupa voer, sebaiknya anda ajari terlebih dahulu. Voer yang sebaiknya diberikan pada decu diganti pada tiap harinya. Air minumnya juga harus diganti setiap pagi dan juga setiap sore hari.

Harus diketahui jika pakan yang berupa voer yang mahal belum tentu bisa cocok dengan semua jenis burung. Berikanlah pakan yang bisa memenuhi kebutuhan nutrisinya, serta disukai oleh burung.

Sebab apabila burung tidak suka, pakan itu akan terkesan dibuang-buang oleh burung tersebut. Extra fooding juga harus diberikan sesudah burung dimandikan dan sebelum dijemur diangin-anginkan dulu.

Pakan tambahan yang sering diberikan biasanya kroto, jangkrik dan juga ulat hongkong. Akan tetapi burung decu ini lebih suka dengan kroto untuk pakan tambahannya.

  • Kebersihan Sangkar

Dalam perawatan burung decu, kebersihan sangkar harus selalu diperhatikan. Hal itu juga harus diterapkan pada saat merawat burung decu dalam kesehariannya.

Harus anda tau jika ternyata banyak penyakit yang dapat terjadi karena dari kotoran burung. Entah itu untuk burung penghuninya atau orang-orang sekitar atau menusia yang hidup pada rumah tersebut.

Kotoran burung daam sangkar selalu harus dibersihkan pada tiap hari, khususnya pada sore hari pada waktu burung hendak dimasukan pada rumah untuk segera diistirahatkan. Dianjurkan sangkar harus selalu bersih dari kotoran burung.

Rabu, 19 Desember 2018

Perawatan burung decu bahan agar aktif dan rajin bunyi

Siapa sih yang tidak mengenal burung decu.bagi para pencinta burung pastinya tidak asing lagi tentang burung decu.Burung yang satu ini juga banyak diminati para penghobi, dan juga sangat gampang perawatannya.agar tetap aktif sepanjang hari bisa dilakukan dengan memenuhi semua kebutuhan hariannya. Selain itu, untuk menjadikannya rajin bunyi maka bisa dilakukan dengan cara menggantungkan burung lain yang sudah gacor di dekat sangkarnya atau bisa juga memutarkan suara rekamannya. Dan pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang burung decu bahan agar selalu aktif dan rajin bunyi.
jenis burung kicauan dengan penampilan yang mirip kacer dada hitam namun dengan ukuran tubuh yang jauh lebih kecil. Karena memiliki kemiripan itulah, decu kerap disebut juga sebagai kacer mini.
Perawatan burung decu bahan agar aktif dan rajin bunyi

Walaupun bertubuh kecil, namun decu mempunyai suara kicauan yang sangat nyaring dan bisa bervariasi sebagaimana burung kacer pada umumnya. Itu pula sebabnya, jenis burung ini kini makin dicari oleh banyak kicaumania yang tertarik untuk memeliharanya.

Perawatan decu agar selalu aktif

Burung bakalan yang baru didapat umumnya masih berada dalam kondisi yang sangat stres/depresi sehingga diperlukan penanganan yang tepat untuk mempercepat pemulihannya. Berikut beberapa cara penanganan burung decu belang yang masih bakalan /muda hutan:


  1. Tempatkan sangkarnya di tempat tenang terlebih dahulu selama beberapa hari agar burung beradaptasi dengan sangkar dan juga lingkungan barunya. Selain itu, tidak dianjurkan untuk langsung menggantungkan sangkarnya di tempat ramai dengan alasan agar cepat jinak karena kondisinya yang masih stres berat.
  2. Burung bakalan yang baru didapat sebaiknya tidak dimandikan terlebih dahulu sebelum kondisinya telah benar-benar pulih. Memandikan burung bakalan apalagi sampai basah kuyup justru akan memperparah keadaan dan menyebabkannya rentan sakit karena biasanya mereka akan menolak untuk makan.
  3. Selama beberapa hari, burung bakalan tersebut mendapatkan asupan pakan berupa full ef / extra fooding. Setelah kondisinya mulai membaik, baru dilatih agar mau makan voer. Cara melatih burung makan voer bisa disimak lagi dalam artikel berikut: Latih makan voer
  4. Menambahkan multivitamin untuk menjaga kondisi dan kesehatannya sepanjang hari.
  5. Setelah beberapa hari / minggu kemudian, kondisi burung akan kembali pulih yang biasanya ditandai dari perilakunya yang mulai lincah, aktif, dan gemar makan. Pada saat itulah, anda bisa memberikan pola rawatan tambahannya yang lain seperti mandi, jemur, dan juga melatihnya untuk jinak.
Setelah kondisinya mulai tampak lebih aktif, lincah, dan mau mengeluarkan suaranya meski masih malu-malu, maka pemasteran bisa dilakukan dengan cara menggantungkan burung lain yang gacor tidak jauh dari sangkarnya.

Untuk alternatifnya, kicaumania bisa memanfaatkan beberapa variasi suara kicauan decu dengan menggunakan suara variasi burung decu melalui dengan mp3.
Nah itu lah caranya perawatan burung decu bahan agar selalu aktif dan rajin bunyi.
semoga bermanfaat.

Minggu, 29 Oktober 2017

Perawatan burung decu agar cepet gacor dan perawatan masa mabung

Burung decu memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil daripada burung kacer maupun murai, dengan suaranya yang ga kalah bagusnya dengan burung lain burung decu ini juga banyak diminati para kicau. agar burung ini rajin berkicau dengan lantang dan sangat menghibur maka dalam perawatan burung ini sangat sulit untuk lepas dari pemberian kroto (kecuali yang telah dibiasakan dari anakan).
Secara umum perawatan burung decu tidak beda jauh dengan burung kicau lainnya.
Perawatan burung decu agar cepet gacor dan perawatan masa mabung

Untuk perawatan burung decu sebagai berikut :
  1. Burung diembunkan menjelang atau saat fajar. 
  2. Penjemuran bisa dilakukan selama 1-1,5 jam. Setelah itu,
  3. Pagi hari, setelah dijemur, berikan 3-5 ekor jangkrik. Pemberian jangkrik, dengan porsi yang sama, bisa diulangi pada sore harinya.
  4. Burung digantung di tempat teduh.Berikan 1 sendok teh kroto dalam wadah krotonya.
  5. Periksa voer dan ganti air minumnya dengan yang bersih. Bisa juga ditambahkan atau ditetesi dengan multivitamin untuk membantu menjaga kondisi burung agar tetap fit sepanjang hari.
  6. Jika cuaca tidak memungkinkan untuk menjemur, burung bisa diberikan ulat hongkong 2-3 ekor saja yang berwarna putih.
  7. Sewaktu beristirahat pada sore hari, burung bisa dikerodong. jika diperlukan, bisa diberikan suara masteran, baik dari suara mp3 ataupun ditempel dengan burung masteran yang Anda miliki.
 Perawatan masa mabung sebagai berikut :

  • Tempatkanlah burung di posisi yang yang tenang dan nyaman.
  • Pemberian EF serangga/jangkrik menjadi 3-5 ekor di waktu pagi dan sore.
  • Pemberian kroto 3x dalam 1 minggu.
  • Pemberian EF cacing dilakukan 1 minggu sebanyak 2x = 2 ekor / 3 ekor saja.
  • Burung selalu dalam kondisi kerodong di malam hari.
  • Lakukanlah perawatan secara rutin agar stamina burung decu bisa terjaga dan memperoleh performa terbaiknya lagi.